Lapor! Diduga Proyek Siluman di Marindal Satu-Patumbak, Plang Proyek Tidak Ada Cor Beton Berkelok-kelok

Lapor! Diduga Proyek Siluman di Marindal Satu-Patumbak, Plang Proyek Tidak Ada Cor Beton Berkelok-kelok

SEKILASBERITA || DELI SERDANG – Proyek perbaikan jalan gang (Ready Mix) di Jalan Pelajar, Desa Marindal Satu, Kecamatan Patumbak, Deli Serdang, diduga dikerjakan secara tertutup.

Pantauan wartawan jumat 26 Juni 2026 di lapangan tidak menemukan satu pun papan informasi proyek, padahal itu diwajibkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Hingga pekerjaan dinyatakan selesai dua hari lalu, warga sekitar mengaku tidak pernah melihat plang yang mencantumkan nama kegiatan, nilai anggaran, sumber dana, maupun pelaksana proyek.

Minimnya keterbukaan membuat warga tidak paham detail pekerjaan.
“Kurang paham bang soal plang anggaran maupun teknisnya. Yang penting gang kami diperbaiki, kami sudah senang. Soal kualitas dan lain-lain kami tidak paham,” kata seorang warga kepada wartawan, Jumat.

Warga lain menegaskan hal yang sama. Sejak awal pengerjaan hingga selesai, plang proyek tidak pernah terpasang.
“Sudah siap dua hari yang lalu. Dari mulai kerja sampai selesai tidak lihat plang proyek dan berapa anggarannya,” ujarnya.

Lebih parah lagi, kondisi fisik jalan baru itu sudah menunjukkan cacat mutu. Hasil pantauan di lapangan, cor beton pada sisi kiri dan kanan tidak rata dan berkelok-kelok. Di ujung pengecoran beton sudah mulai mengelupas. Sebagian papan bekisting atau mal bahkan masih tertinggal menempel di coran.

Warga menduga pekerjaan itu bersumber dari Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi, SDABMK Kabupaten Deli Serdang.
“Kalau tidak salah ini proyek dari dinas SDABMK PU Deli Serdang. Kalau dana desa tidak mungkin, pasti kami tahu,” sebut warga.

Sampai berita ini diturunkan, pihak media masih berupaya meminta konfirmasi ke Dinas SDABMK Deli Serdang dan Pemerintah Desa Marindal Satu.

Baca Lainnya:  Oknum Mantan Sekdes, Kini Ketua LPM, Diduga Terlibat Pungli PTSL di Desa Pangawinan

Warga meminta aparat pengawas segera turun, “Kami berharap dinas maupun Inspektorat dan pihak terkait lainnya melakukan sidak ke lokasi. Pastikan proyek ini dikerjakan sesuai aturan,” tegasnya.

Warga juga mengingatkan, jika proyek itu memakai uang negara maka harus diawasi secara detail.
“Ini hasil pajak rakyat. Berarti menggunakan uang rakyat. Jangan karena ambil keuntungan, rakyat yang merasakan dampaknya ke depan. Tuhan Maha Melihat apa yang kita kerjakan,” ucapnya menutup.
(Team)

Masyarakat
Redaksi

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *