Kabupaten Lima Puluh Kota – SekilasBerita86.com, Sumbar | Resi Friska Ayuni (34) P3K paru waktu seorang guru di UPTD SDN 05 Koto Bangun, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota, terjatuh dari motor Kondisi korban di duga tangan sebelah kiri mengalami patah tulang dan kaki dan badan nya memar.
Resi mengatakan, dirinya terjatuh saat akan berangkat mengajar ke UPTD SD Negeri 05 Koto Bangun. Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.
“Pas jatuh itu hari Rabu (02/9/2026) pas mau berangkat dari Galugua mengajar ke UPTD SD Negeri 05 Koto Bangun, emang jalan itu,” ujarnya saat dihubungi awak media telepon, Rabu (02/9/2026).
Saat kejadian ia bersama rekan korban Weni Afni (31) P3K penuh waktu dan Aprilianda yulestari umur (27) guru Honorer yang sedang hamil juga menempuh jalan tersebut terburu-buru karena kondisi jalan yang hancur tersebut.
“Yang namanya orang sana sepertinya sudah biasa kalau lewat itu, kondisi jalan yang hancur makanya bisa dilewati motor, mungkin kalau orang lain mah gak mungkin bisa. Pas di tengah gak tahu kenapa ban motor ke hilir, kan disitu banyak jalan yang hancur berlubang, saya injak lubang dan terjatuh, terburu-buru juga kan pas jam 06.00 wib itu,” terangnya.
Meski kondisi jalan yang hancur berlubang, Resi tetap pergi ke UPTD SD Negeri 05 Koto Bangun untuk mengajar.
Ia berharap, pemerintah memperhatikan guru di pelosok, terutama di wilayahnya di Kecamatan Kapur IX.
“Ya harapannya mungkin saya pribadi sebagai guru honorer ada pengangkatan, saya kan di Nagari Galugua, terutama diperhatikan untuk guru di daerah terpencil, sama yang lainya juga diperhatikan,” pungkasnya.







