Kades Sukanagara Sekaligus Ketua APDESI Kecamatan Jonggol Bungkam Saat di Konfirmasi Proyek Jalan PISEW

Kades Sukanagara Sekaligus Ketua APDESI Kecamatan Jonggol Bungkam Saat di Konfirmasi Proyek Jalan PISEW

SekilasBerita86.com, BOGOR, – Proyek perkerasan jalan beton dalam program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) tahun anggaran 2026 yang dilaksanakan di desa Sukasirna dan desa Sukanegara, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor yang dibiayai melalui program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) Kementerian Pekerjaan Umum menuai sorotan tajam dari masyarakat. Jalan yang baru saja selesai dicor dan belum resmi digunakan terpantau sudah mengalami keretakan struktural yang cukup parah di sejumlah titik.

 

Ketika dikonfirmasi media awak melalui WhatsApp (wa) H. Ahmad Yani, S.Pd, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Sukanegara tidak menjawab. (29 September 2026).

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan pada Selasa (29/9/2026), kerusakan berupa retak tembus membelah badan jalan terlihat jelas di kawasan Desa Sukasirna. Tak hanya retak, pengerjaan proyek beton ini juga diduga kuat tidak sesuai dengan spesifikasi teknis baku yang telah ditentukan. Dari pengukuran sampel yang dilakukan secara acak pada sisi ketebalan beton, ditemukan ketebalan yang disinyalir menyusut dan tidak merata.

 

Menjadi sorotan publik, mengingat proyek infrastruktur ini menghabiskan anggaran negara yang tidak sedikit. Berdasarkan data papan informasi proyek di lokasi, kegiatan ini didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum.

 

Proyek dengan nomor kontrak swakelola HK 0201-Bbpbk10.7.2/VIII/101 tersebut memakan alokasi dana sebesar Rp. 500.000.000,00 (Lima Ratus Juta Rupiah). Pekerjaan ini dilaksanakan secara swakelola tipe IV oleh Kelompok Masyarakat Kerja Sama Antar Desa (Pokmas KAD) Gardena Setia Jaya dengan target waktu pelaksanaan 106 hari kalender (18 Agustus 2026 sd 01 Desember 2026).

Baca Lainnya:  Sat Lantas Polresta Manado Prakarsai Penambalan Jalan Bersama PU, Cegah Potensi Kecelakaan

Sangat mengerikan, uang negara sebesar setengah miliar rupiah dialokasikan agar akses mobilitas warga di Desa Sukasirna dan Sukanegara membaik, namun kualitas pengerjaan di lapangan justru terkesan asal-asalan. Belum melewati kendaraan saja betonnya sudah patah dan retak begini, Selasa (29/9).

Merujuk pada target lini masa papan proyek, masa pelaksanaan pembangunan jalan beton ini sebenarnya masih berjalan hingga awal Desember 2026 mendatang dan belum dilakukan proses serah terima (PHO).

Masyarakat berharap pihak pengawas teknis, komunitas fasilitator, serta Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Satker Pelaksana Cipta Karya Wilayah I Provinsi Jawa Barat segera turun tangan melakukan audit investigasi. Kontraktor pelaksana dalam hal ini Pokmas KAD terkait didesak untuk segera melakukan pembongkaran dan pengecoran ulang pada titik-titik beton yang rusak sebelum dana proyek dicairkan sepenuhnya.

Hingga berita ini diturunkan awak media masi membutuhkan konfirmasi kepada pihak pihak terkait.

Kades Sukanagara Sekaligus Ketua APDESI Kecamatan Jonggol Bungkam Saat di Konfirmasi Proyek Jalan PISEW
(Tim/Red)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *